LPPM UPN “Veteran” Jakarta (15/01/2026) – Dalam upaya memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menyelenggarakan Seminar bertajuk “Penguatan SDGs dalam Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat”. Kegiatan ini sekaligus menjadi rangkaian Pra-Peluncuran Hibah Internal UPNVJ Tahun 2026. Acara berlangsung secara hybrid di Gedung Merce Lantai 8 Kampus Limo UPNVJ dan dihadiri oleh para dosen UPNVJ (15/01).
Seminar dimoderatori oleh Dr. Diani Sadia Wati, S.H., LL.M., Ketua Pusat Kajian Strategis dan Pembangunan Berkelanjutan UPNVJ, dengan menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Pungkas Bahjuri Ali, STP., MS., Ph.D., Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas, serta Dr. Drs. H. Dadang Wihana, M.Si., Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kota Depok.
Dalam sambutannya, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPNVJ, Dr. Sri Lestari Wahyuningroem menegaskan bahwa berdasarkan Indikator Kinerja Utama (IKU) terbaru dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), setiap perguruan tinggi diwajibkan menyelaraskan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat dengan SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan), 4 (Pendidikan Berkualitas), dan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Universitas diharuskan memilih dua dari tiga tujuan SDGs tersebut yang sesuai dengan karakteristik dan fokus keunggulannya masing-masing.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum UPNVJ, Prof. Dr. Ir. Netti Herawati, M.Si. dalam sambutannya menekankan bahwa fokus universitas saat ini adalah memastikan bahwa hasil penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tidak hanya berhenti di tataran akademis ataupun sekadar untuk kenaikan kepangkatan saja, tetapi harus dapat dihilirisasikan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi UPNVJ untuk menjadi universitas yang berkontribusi langsung pada pembangunan nasional dan lokal.
Pada sesi materi utama, Pungkas Bahjuri Ali menyampaikan paparan berjudul “Pengarusutamaan SDGs dalam Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat”. Ia menyoroti peran transformasi digital dan kolaborasi multipihak dalam percepatan pencapaian SDGs, serta mendorong perguruan tinggi untuk aktif melalui SDGs Center, termasuk dalam pendampingan pemerintah daerah menyusun Voluntary Local Review (VLR).
Selanjutnya, Dadang Wihana memaparkan materi berjudul “Kontribusi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dalam Penguatan SDGs di Kota Depok”. Ia menyampaikan berbagai capaian pembangunan Kota Depok, antara lain peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan angka kemiskinan ekstrem hingga 0,6 persen, serta keberhasilan menekan angka stunting di bawah target nasional. Ia juga menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif Hepta Helix dan inovasi tata kelola pemerintahan dalam menjawab tantangan pembangunan daerah.
Antusiasme peserta terlihat dari sesi diskusi yang berlangsung interaktif, baik secara luring maupun daring.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sesi Pra-Peluncuran Hibah Internal UPNVJ Tahun 2026 yang disampaikan oleh Sekretaris LPPM UPNVJ, Dr. Ibnu Malkan Bakhrul Ilmi, M.Si. Dalam paparannya, disampaikan bahwa hibah internal tahun 2026 akan difokuskan pada tema-tema yang selaras dengan SDGs, mendorong kolaborasi lintas disiplin, serta mewajibkan setiap proposal penelitian dan pengabdian masyarakat untuk menunjukkan potensi dampak nyata dan hilirisasi hasil riset.
Seminar ini diharapkan dapat menjadi pemicu kolaborasi lebih erat antara akademisi, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mengakselerasi pencapaian SDGs, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global.
