Share this info

LPPM UPN “Veteran” Jakarta (02/09/2026) – Memasuki hari ketiga Pekan Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kewirausahaan LPPM UPNVJ Tahun 2026, LPPM UPNVJ menggelar Klinik Proposal Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada Rabu, 2 September 2026 di Lab. Terpadu, Lantai 2 Gedung Perpustakaan UPNVJ

Kegiatan tersebut membahas strategi penyusunan proposal program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Kompetisi BRIN. Klinik proposal BRIN menjadi salah satu agenda PekanLit 2026 yang secara khusus diarahkan untuk memperkuat kapasitas dosen dalam merancang penelitian dan mempersiapkan usulan pendanaan yang lebih matang.

Memasuki hari ketiganya, PekanLit 2026 tidak hanya menjadi ruang untuk menampilkan hasil penelitian dan inovasi. Rangkaian kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi para dosen untuk belajar, berdiskusi, dan meninjau kembali kualitas proposal riset yang sedang mereka persiapkan.

Sebuah proposal riset yang kuat tidak hanya bergantung pada kebaruan gagasan. Peneliti juga perlu mampu merumuskan persoalan secara tajam, memilih pendekatan yang tepat, menjelaskan luaran yang ingin dicapai, serta menunjukkan kesinambungan penelitian melalui peta jalan yang terarah.

Untuk mendampingi para peserta, LPPM UPNVJ menghadirkan Prof. Ir. Anwar Ilmar Ramadhan, Ph.D., IPM. sebagai narasumber ahli. Dalam pemaparannya, ia mengupas strategi penyusunan proposal RIIM Kompetisi BRIN secara menyeluruh, mulai dari penulisan dan evaluasi proposal hingga penyusunan roadmap riset.

Pembahasan tidak berhenti pada tataran konsep. Narasumber turut mengajak peserta melakukan bedah proposal dan memeriksa kembali setiap unsur penting melalui checklist proposal. Tahapan tersebut membantu para dosen melihat apakah gagasan, metode, luaran, dan arah pengembangan riset telah tersusun secara konsisten.

Sesi diskusi berlangsung aktif dan mendalam. Para dosen tidak hanya mengajukan pertanyaan mengenai persyaratan teknis, tetapi juga membawa berbagai persoalan yang mereka temui ketika menyusun usulan riset. Mulai dari merumuskan kebaruan hingga memastikan keterhubungan antara tujuan, metode, dan luaran penelitian, setiap pertanyaan dibahas sebagai bagian dari proses belajar bersama.

Baca juga:  Sosialisasi kembali terhadap mahasiswa UPNVJ terkait program KKN MBKM Depok Kampung Caraka 2023

Kedalaman pertanyaan peserta membuat kegiatan berkembang menjadi ruang konsultasi yang terbuka. Para dosen dapat memperoleh masukan yang lebih dekat dengan kebutuhan proposal masing-masing. Suasana tersebut menjadikan Klinik Proposal BRIN tidak terasa sebagai penyampaian materi satu arah, melainkan sebagai pertemuan antarsesama peneliti yang sama-sama ingin menghasilkan riset berkualitas.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum UPNVJ, Prof. Dr. Ir. Netti Herawati, M.Si., turut hadir dan mengikuti kegiatan secara langsung. Ia juga merupakan salah satu penerima hibah BRIN. Kehadirannya memberikan dorongan tersendiri bagi para peserta sekaligus menunjukkan bahwa peluang pendanaan riset dapat diraih melalui gagasan yang relevan, persiapan yang matang, serta ketekunan dalam menyempurnakan proposal.

Melalui kegiatan hari ketiga PekanLit 2026 ini, LPPM UPNVJ menegaskan komitmennya untuk mendampingi dosen sejak tahap pengembangan ide hingga penyempurnaan usulan. Klinik proposal diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan daya saing proposal para peneliti UPNVJ sekaligus membuka peluang lahirnya lebih banyak riset yang menjawab kebutuhan nasional.

Pada akhirnya, keberhasilan sebuah proposal tidak hanya ditandai dengan diperolehnya pendanaan. Lebih dari itu, proposal menjadi langkah awal untuk menghadirkan penelitian, inovasi, dan manfaat nyata yang dapat dirasakan masyarakat.

×

Hello

ada yang bisa kita bantu ? :)

× Perlu Bantuan?