LPPM UPN “Veteran” Jakarta (24/08/26) – Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional III BKS-PTN Barat Tahun 2026 resmi ditutup melalui kegiatan penutupan yang diselenggarakan oleh Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian KKN Internasional yang melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi anggota BKS-PTN Barat.
Mengusung tema “Inclusive Smart Tourism and Creative Economy through Art and Cultural Empowerment for SDGs”, KKN Internasional III BKS-PTN Barat dilaksanakan melalui penempatan mahasiswa di berbagai desa di wilayah Kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Tasikmalaya. Selama pelaksanaan program, mahasiswa berkolaborasi dengan masyarakat dan pemangku kepentingan setempat untuk mengembangkan berbagai potensi desa, khususnya dalam bidang pariwisata, ekonomi kreatif, seni, budaya, serta pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan KKN Internasional ini tidak hanya menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran lintas budaya dan penguatan kepedulian mahasiswa terhadap persoalan serta potensi yang ada di masyarakat.
Melalui program yang dilaksanakan di masing-masing lokasi penempatan, mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan potensi lokal sekaligus mendorong terciptanya masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan. Berbagai kegiatan yang dilakukan juga diarahkan untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama melalui penguatan ekonomi masyarakat, pelestarian seni dan budaya, serta pengembangan potensi pariwisata berbasis masyarakat.

Rangkaian penutupan yang berlangsung di Pangandaran menjadi momentum untuk mempertemukan kembali mahasiswa, dosen pendamping, serta perwakilan perguruan tinggi peserta setelah menjalankan berbagai program di lokasi KKN. Selain menjadi penanda berakhirnya masa pelaksanaan KKN, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mengapresiasi kontribusi mahasiswa dan masyarakat yang telah mendukung keberlangsungan program.
Penyelenggaraan KKN Internasional III BKS-PTN Barat diharapkan dapat terus memperkuat jejaring kerja sama antarp perguruan tinggi, pemerintah daerah, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam menghadirkan program pengabdian yang tidak hanya memberikan pengalaman pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga menghasilkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah pelaksanaan KKN.
Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan di Pangandaran, KKN Internasional III BKS-PTN Barat Tahun 2026 diharapkan menjadi pengalaman pembelajaran yang bermakna bagi mahasiswa sekaligus memperkuat komitmen perguruan tinggi dalam menjalankan tridarma, khususnya melalui pengabdian kepada masyarakat yang kolaboratif, inklusif, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
