Share this info

Tim Penelitian yang terdiri dari dosen FH UPNVJ dan dosen FH UPNV Jatim ini membahas reformulasi kebijakan khususnya prinsip Human Dignity terhadap tradisi kawin tangkap di Sumba. Hal ini membuat penelitian ini sangat bermanfaat dan memiliki hal positif menjadi masukan untuk para pemangku kepentingan khususnya dalam hal mengambil kebijakan reformulasi regulasi berkaitan dengan tradisi kawin tangkap di Sumba ditinjau dari prinsip Human Dignity. Tim peneliti memberi sumbangsih pada hadirnya suatu kebijakan yang berpegang pada prinsip Human Dignity. Kolaborasi dengan dua peneliti dari FH UPN Jatim juga memberi dampak signifikan pada penelitian. Dosen FH UPN Jatim Eko Wahyudi, SH, MH yang mendalami Hukum Administrasi Negara dan Hukum Tata Negara serta Arief Syahroni, SH, MH yang mendalami Hukum dan Hak Asasi Manusia, kontribusi keilmuannya tepat dalam rangka menguraikan serta memberi solusi pada reformulasi kebijakan sebagai upaya pemenuhan prinsip human dignity terhadap tradisi kawin tangkap di Sumba. Dosen FH UPN Jakarta Prof. Dr. Bambang Waluyo, SH, MH Guru Besar Fakultas Hukum UPN Veteran Jakarta dan Rosalia Dika Agustanti, SH, MH mendalami penelitian terkait Hukum Perlindungan Perempuan, sehingga kolaborasi dari tim peneliti ini sangat tepat untuk membahas topik dimaksud Reformulasi Kebijakan Pemerintah Sebagai Upaya Pemenuhan Prinsip Human Dignity Terhadap Tradisi “Kawin Tangkap” di Sumba.

Terkait anggaran penelitian, dari hasil monev (monitoring evaluasi) terdapat kendala dalam hal anggaran. Dimana tim peneliti kesulitan turun langsung ke daerah penelitian yakni Sumba Nusa Tenggara Timur. Hal ini dikarena anggaran untuk ke daerah penelitian (Sumba) sangat besar. Namun tim peneliti sudah menemukan jalan keluar yakni dengan mengirimkan perwakilan dari tim peneliti (Arief Syahroni, SH, MH) untuk turun langsung ke lokasi penelitian serta melakukan observasi (pengamatan) dan interview (wawancara) dengan responden di Sumba. Setelah perwakilan pulang dari Sumba maka tim peneliti melakukan pertemuan untuk menganalisis secara kualitatif persoalan penelitian dan mencari solusi serta menyampaikan rekomendasinya.

Kesan secara umum tentang kegiatan monitoring evaluasi lapangan terkait penelitian berjudul Reformulasi Kebijakan Pemerintah Sebagai Upaya Pemenuhan Prinsip Human Dignity Terhadap Tradisi “Kawin Tangkap” di Sumba, sudah berjalan dengan baik. Tim peneliti memberikan informasi yang valid, akurat serta dapat dipertanggungjawabkan mengenai penelitian yang dilakukan sepanjang tahun 2023 ini. Tim peneliti juga menyampaikan kendala-kendala yang dihadapi, upaya pencegahan dan mengatasi masalah. Serta menginfokan progress kemajuan dari penelitian yang dilakukan.

×

Hello

ada yang bisa kita bantu ? :)

× Perlu Bantuan?