LPPM UPN “Veteran” Jakarta (10/06/2026) – Sentra Kekayaan Intelektual (KI) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) mengikuti kegiatan Pendampingan Penyusunan Drafting Paten bertema “Paten Sebagai Strategi Pelindungan dan Komersialisasi Riset” yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Daerah Khusus Jakarta pada 10–11 Juni 2026 di Vasaka Hotel Jakarta, Jakarta Timur.
Kegiatan ini merupakan bentuk pendampingan teknis yang ditujukan untuk membantu perguruan tinggi dalam menyusun, memeriksa, dan menyempurnakan dokumen paten maupun paten sederhana. Melalui kegiatan ini, para inventor memperoleh arahan langsung terkait substansi invensi, penyusunan klaim, kelengkapan dokumen, serta strategi pengajuan paten yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Keikutsertaan Sentra KI UPNVJ didasari oleh kebutuhan untuk memperoleh pendampingan khusus terhadap sejumlah usulan paten dan paten sederhana yang sedang diproses. Sebelumnya, Sentra KI UPNVJ telah melakukan koordinasi dan konsultasi dengan pihak terkait guna memastikan setiap usulan memiliki kualitas dokumen yang optimal sebelum diajukan ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari praktisi dan konsultan Kekayaan Intelektual serta perwakilan DJKI. Dari UPNVJ, kegiatan diikuti oleh perwakilan Sentra KI/LPPM bersama para dosen inventor yang berasal dari Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Kesehatan, dan Fakultas Ilmu Komputer. Sebanyak sebelas tim inventor UPNVJ membawa usulan paten dan paten sederhana untuk dibahas secara langsung bersama para pendamping.
Pada hari pertama, pendampingan difokuskan pada enam usulan paten dari Fakultas Teknik, meliputi inovasi di bidang ergonomi, teknologi transportasi, hingga teknologi perikanan berkelanjutan. Sementara pada hari kedua, pembahasan dilanjutkan terhadap lima usulan dari Fakultas Ilmu Kesehatan dan Fakultas Ilmu Komputer yang mencakup inovasi berbasis kecerdasan buatan, pangan fungsional, kesehatan masyarakat, serta sistem Internet of Things (IoT) untuk deteksi dini penyakit (10/06).
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai pentingnya paten sebagai instrumen pelindungan sekaligus strategi komersialisasi hasil riset. Selanjutnya, peserta mengikuti sesi konsultasi dan klinik pendampingan yang berlangsung secara intensif dalam kelompok-kelompok kecil. Setiap dokumen usulan diperiksa secara mendalam untuk memastikan kesesuaian substansi invensi, struktur dokumen, serta kelengkapan administrasi yang diperlukan.
Melalui kegiatan ini, UPNVJ menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pengelolaan kekayaan intelektual dan mendorong hilirisasi hasil penelitian dosen. Pendampingan yang diberikan diharapkan dapat memperkuat peluang keberhasilan pengajuan paten sekaligus meningkatkan kontribusi inovasi UPNVJ bagi masyarakat dan dunia industri.
