LPPM UPN “Veteran” Jakarta (12/06/2026) – UPNVJ Community Territory (UCT) Center menyelenggarakan Workshop Penyusunan Roadmap UCT sebagai langkah strategis dalam merumuskan arah pengembangan wilayah binaan yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berorientasi pada dampak. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya UCT Center dalam memperkuat kontribusi UPNVJ terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) serta mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pendekatan pengembangan wilayah berbasis kebutuhan masyarakat.
Workshop menghadirkan Mirza Permana, ST., M.Si sebagai narasumber utama yang membagikan pengalaman dan praktik baik dalam pengembangan kawasan berbasis masyarakat. Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kepala Seksi Kemasyarakatan Kelurahan Pangkalan Jati, sebagai representasi pemerintah wilayah yang menjadi mitra strategis dalam pengembangan program UCT.
Dalam pemaparannya, Mirza Permana, S.T., M.Si menjelaskan bahwa pengembangan wilayah binaan memerlukan proses yang berkelanjutan dan didasarkan pada identifikasi permasalahan yang ada di masyarakat. Menurutnya, penyusunan roadmap harus diawali dengan pemetaan kebutuhan wilayah dan pengelompokan permasalahan yang kemudian disesuaikan dengan bidang keilmuan serta kepakaran yang dimiliki oleh perguruan tinggi. Dengan demikian, program yang dirancang dapat memberikan solusi yang lebih tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Mirza Permana, ST., M.Si juga membagikan pengalaman Universitas Terbuka dalam mengembangkan kawasan Ciwaluh melalui pendekatan kolaboratif yang melibatkan masyarakat, pemerintah desa, dan berbagai mitra. Pengembangan kawasan dilakukan secara bertahap melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengembangan ekowisata, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan aspek konservasi lingkungan. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan pembangunan wilayah tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sumber daya, tetapi juga oleh komitmen dan kolaborasi yang dibangun secara berkelanjutan.
Dalam sesi diskusi, peserta workshop menyoroti pentingnya penggunaan data dalam menentukan prioritas program UCT. Ketersediaan data mengenai kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan dinilai menjadi faktor penting untuk memastikan program yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Peran pemerintah daerah dan perangkat wilayah juga menjadi penting dalam mendukung penyediaan data serta pelaksanaan program di lapangan.
Workshop juga membahas strategi penguatan kemitraan dan keberlanjutan program. Narasumber menekankan bahwa kerja sama dengan berbagai pihak perlu dibangun melalui prinsip sharing commitment, di mana setiap pihak memberikan kontribusi sesuai kapasitas yang dimiliki untuk mencapai tujuan bersama. Pendekatan tersebut dinilai mampu menciptakan rasa kepemilikan bersama terhadap program sehingga keberlanjutannya dapat lebih terjamin.
Melalui kegiatan ini, UCT Center memperoleh berbagai masukan strategis yang akan menjadi dasar dalam penyusunan Roadmap UPNVJ Community Territory. Roadmap tersebut diharapkan mampu menjadi pedoman dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan. Selain mendukung pencapaian SDGs dan IKU 7, roadmap ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara UPNVJ, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan wilayah yang inklusif dan berdampak nyata bagi masyarakat.
