Share this info

LPPM UPN “Veteran” Jakarta (03/09/2026) – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta kembali menegaskan komitmennya sebagai Kampus Berdampak melalui penyelenggaraan UPNVJ Community Territory (UCT) Day 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) bersama UCT Center di Ruang Nusantara I UPNVJ, Kamis (3/9/2026).

Sebagai bagian dari rangkaian Pekan Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kewirausahaan LPPM UPNVJ Tahun 2026 hari keempat, UCT Day menjadi ruang untuk mempertemukan kampus dengan masyarakat, pemerintah wilayah, komunitas, dan mitra strategis. Melalui forum ini, hasil pengabdian tidak hanya dipresentasikan, tetapi juga didiskusikan kembali agar program berikutnya semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Pondok Labu, perwakilan wilayah Cilandak, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Depok, perwakilan Kelurahan Pangkalan Jati, serta Puskesmas Cinere. Kehadiran berbagai pihak membuat UCT Day berkembang menjadi ruang dialog yang mempertemukan pengalaman masyarakat dengan pengetahuan dan sumber daya yang dimiliki perguruan tinggi.

Pengabdian yang Berangkat dari Kebutuhan Masyarakat

Program UCT merupakan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Program ini berfokus pada wilayah di sekitar kampus dalam radius tiga hingga lima kilometer dengan menghubungkan potensi akademik UPNVJ dan persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.

Kepala LPPM UPNVJ, Dr. Sri Lestari Wahyuningroem, menyampaikan bahwa UCT dirancang sebagai ruang kolaborasi yang terus tumbuh, bukan sebatas program pengabdian yang selesai setelah kegiatan dilaksanakan.

“UCT bukan sekadar program pengabdian, tetapi merupakan ruang untuk membangun kolaborasi antara UPNVJ dengan masyarakat dan stakeholder di wilayah sekitar kampus. Kami ingin memastikan bahwa ilmu pengetahuan, inovasi, dan sumber daya yang dimiliki perguruan tinggi dapat memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Dr. Sri Lestari.

Baca juga:  Webinar Series Sentra KI UPNVJ Day 2 : Series Paten dan Desain Industri

Menurutnya, keberlanjutan UCT bergantung pada keterlibatan perguruan tinggi dan para pemangku kepentingan sejak tahap perencanaan hingga evaluasi. Karena itu, UCT Day tidak hanya digunakan untuk menyampaikan capaian, tetapi juga untuk mendengarkan masukan dan membuka kemungkinan kerja sama baru.

UCT Center telah diresmikan pada Desember 2025 sebagai pusat kolaborasi yang mendukung perencanaan, koordinasi, dan pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat. Kehadirannya menjadi penghubung antara sivitas akademika UPNVJ, komunitas, pemerintah wilayah, dan mitra lain yang memiliki perhatian serupa terhadap pembangunan masyarakat.

Empat Program untuk Menjawab Persoalan Nyata

Salah satu agenda utama UCT Day 2026 adalah diseminasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui skema UPNVJ Community Territory. Empat dosen UPNVJ memaparkan program yang menyentuh persoalan kesehatan, keluarga, budaya, dan lingkungan.

Pada isu kesehatan keluarga, Prof. Dr. Ir. Netti Herawati, M.Si. menyampaikan program “1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).” Program ini menekankan pentingnya pemenuhan gizi, perhatian terhadap kesehatan, dan keterlibatan keluarga sejak masa kehamilan hingga awal kehidupan anak.

Dr. dr. Tiwuk Susantiningsih, M.Biomed., Sp.KKLP. memaparkan kegiatan “Pelatihan Pembuatan Bubur Ayam dan Daun Kelor sebagai MP-ASI Bayi pada Ibu-Ibu Kader PKK Desa Pangkalan Jati, Cinere, Depok.” Program tersebut memanfaatkan bahan pangan lokal untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemenuhan gizi bayi.

Kontribusi pada bidang budaya disampaikan oleh Dwi Fajar Saputra, S.Sos., M.M. melalui program “Strategi Pengelolaan Pengetahuan Budaya Koleksi Layang-Layang Nusantara melalui Kegiatan Kurasi dan Preservasi di Museum Layang-Layang Indonesia.” Program tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga pengetahuan budaya agar tetap terawat dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

Sementara itu, Sigit Pradana, S.T., M.T. memaparkan program “Optimalisasi Bank Sampah Kampus UPN Veteran Jakarta sebagai Waste Collection Hub bagi Masyarakat Kelurahan Pondok Labu.” Melalui program ini, kampus dan masyarakat didorong untuk bekerja bersama dalam membangun kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan.

Baca juga:  LPPM UPNVJ Luncurkan Laporan Tahunan 2024

Keempat program tersebut memperlihatkan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat hadir dalam bentuk yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari—mulai dari makanan pendamping bayi, tumbuh kembang anak, ingatan budaya, hingga sampah yang dijumpai di lingkungan tempat tinggal.

Dialog sebagai Awal Tindak Lanjut

Selain diseminasi program, UCT Day 2026 menghadirkan diskusi panel dan tanggapan dari para pemangku kepentingan yang dipandu oleh Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat UPNVJ, Dr. Firlia Ayu Arini, M.K.M.

Forum tersebut menjadi kesempatan bagi mitra wilayah untuk memberikan masukan terhadap program yang telah berjalan sekaligus menyampaikan kebutuhan masyarakat. Pertemuan ini penting agar kegiatan pengabdian berikutnya tidak disusun berdasarkan asumsi, tetapi bertolak dari kondisi yang benar-benar dihadapi di lapangan.

Koordinator UCT Center, Dwi Arwandi Yogi Saputra, S.K.M., M.K.M., menjelaskan bahwa UCT Center hadir untuk menjaga agar komunikasi antara kampus dan masyarakat dapat berlangsung secara berkelanjutan.

“UCT Center menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi, komunikasi, dan implementasi program agar pengabdian kepada masyarakat dapat berjalan lebih terarah serta memberikan dampak yang berkelanjutan,” jelasnya.

UCT Day 2026 juga dimeriahkan dengan Bazaar UMKM dan komunitas. Kehadiran bazaar memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produknya sekaligus memperluas interaksi antara sivitas akademika dan masyarakat sekitar kampus.

Melanjutkan Kepedulian melalui Layanan Kesehatan

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Pemeriksaan Kesehatan Gratis pada Jumat (4/9/2026) yang diselenggarakan UPNVJ bersama Puskesmas Cinere. Lebih dari 250 peserta mengikuti kegiatan tersebut, baik dari kalangan sivitas akademika maupun warga sekitar kampus.

Pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat dilaksanakan di Lobi Fakultas Kedokteran, Gedung Wahidin. Adapun skrining risiko kanker payudara melalui SADARI dan skrining kanker leher rahim melalui IVA dilaksanakan di Klinik Pratama UPNVJ. Para dokter dan tenaga kesehatan dari UPNVJ serta Puskesmas Cinere bekerja bersama memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Baca juga:  Bekerjasama dengan SIKL, UPNVJ selenggarakan KKN Internasional

Rektor UPNVJ, Prof. Dr. Anter Venus, M.A., Comm., menegaskan bahwa Kampus Berdampak merupakan komitmen untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang tidak hanya menghasilkan lulusan unggul, tetapi juga memberikan kontribusi melalui penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui UCT Day 2026, UPNVJ ingin memastikan bahwa kedekatan kampus dengan masyarakat tidak berhenti pada jarak geografis. Kedekatan tersebut perlu diwujudkan melalui kemauan untuk mendengar, bekerja bersama, dan menghadirkan program yang manfaatnya benar-benar dapat dirasakan.

UCT menjadi salah satu jalan untuk menjaga hubungan tersebut. Dengan kolaborasi yang konsisten, ilmu pengetahuan yang tumbuh di dalam kampus diharapkan dapat terus menemukan jalannya menuju masyarakat dan membantu menjawab kebutuhan di lingkungan sekitar.

×

Hello

ada yang bisa kita bantu ? :)

× Perlu Bantuan?