LPPM UPN “Veteran” Jakarta (18/01/2026) – Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) melalui Pusat Kajian Kebencanaan dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan kegiatan Pembinaan dan Peningkatan Kapasitas Aparatur, Relawan serta Potensi Masyarakat Lainnya dalam Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana. bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi DKI Jakarta sebagai bentuk penguatan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi risiko bencana dan perubahan iklim. Yang diselenggarakan pada tanggal 18 Mei 2026 di Gedung Dr. Cipto Mangun Kusumo.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur strategis masyarakat, terdiri dari 40 aparatur Kelurahan Pondok Labu, dosen yang bergerak di bidang kebencanaan, mahasiswa bantuan medis KBK Avicenna dan KSM Batavia, unsur MAPALA, BEM, serta Resimen Mahasiswa. Kolaborasi lintas elemen tersebut menjadi bagian penting dalam membangun budaya sadar bencana dan kesiapsiagaan berbasis komunitas.
Acara secara resmi dibuka oleh Prof. Dr.dr. Basuki Supartono, Sp.OT, FICS, MARS selaku Ka Pusat Studi Kebencanaan UPNVJ & Dewan Pengarah 2 BNPB serta Embai Suhaimi, SE : Ketua Sub Kelompok Urusan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi DKI Jakarta. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya sinergi antara akademisi, pemerintah, relawan, dan masyarakat dalam menciptakan sistem penanggulangan bencana yang tangguh dan berkelanjutan. Menurutnya, penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi fondasi utama dalam menghadapi tantangan bencana yang semakin kompleks akibat perubahan iklim.
Materi kegiatan disampaikan oleh Achmad Fauzan yang membahas tata kelola bencana, kesiapsiagaan masyarakat, serta tantangan perubahan iklim di wilayah perkotaan, khususnya DKI Jakarta. Dalam paparannya dijelaskan bahwa Jakarta menghadapi berbagai ancaman bencana seperti banjir, kebakaran wilayah perkotaan, cuaca ekstrem, hingga gempa bumi yang memerlukan keterlibatan aktif masyarakat dalam mitigasi dan kesiapsiagaan.
Selain itu, sesi pelatihan teknis juga diberikan oleh Guthfan Salatsa mengenai Bantuan Hidup Dasar (BHD). Materi ini bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam memberikan pertolongan pertama dan tindakan penyelamatan awal pada kondisi darurat sebelum korban mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk jejaring kolaboratif antara pemerintah, perguruan tinggi, relawan, dan masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan penanggulangan bencana yang responsif, adaptif, dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen UPN Veteran Jakarta dalam mendukung pengurangan risiko bencana melalui edukasi, pelatihan, dan pengabdian kepada masyarakat.
