Share this info

LPPM UPN “Veteran” Jakarta (03/09/2026) – Plaza Soemari UPN “Veteran” Jakarta menjadi ruang perjumpaan antara kampus, pelaku usaha, dan masyarakat melalui penyelenggaraan Bazaar UMKM, Kamis (3/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di kawasan Gedung Rektorat UPNVJ, Pondok Labu, Jakarta Selatan, ini merupakan bagian dari hari keempat Pekan Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kewirausahaan LPPM UPNVJ Tahun 2026. Melalui bazaar tersebut, UPNVJ berupaya membuka ruang promosi dan memperluas jejaring bagi pelaku UMKM sekaligus mendekatkan aktivitas kewirausahaan dengan kehidupan kampus.

Peresmian ditandai dengan prosesi pengguntingan pita oleh Prof. Netti Herawati. Ia didampingi Kepala LPPM UPNVJ, Dr. Sri Lestari Wahyuningroem, Lurah Pondok Labu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Komputer, serta Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Komputer. Peresmian tersebut sekaligus menandai dibukanya rangkaian UCT Day 2026.

Prosesi sederhana itu menjadi pembuka bagi ruang kolaborasi yang lebih luas. Di balik produk yang dipamerkan, terdapat proses, ketekunan, dan harapan para pelaku usaha untuk terus berkembang. Kampus hadir bukan hanya sebagai tempat pelaksanaan bazaar, tetapi juga sebagai mitra yang dapat membantu mempertemukan UMKM dengan pengetahuan, teknologi, dan jejaring baru.

Bukan Sekadar Tempat Berjualan

Dalam sambutannya, Prof. Netti menyampaikan bahwa Bazaar UMKM tidak hanya berfungsi sebagai sarana promosi produk. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya UPNVJ membangun lingkungan kampus yang mendukung pertumbuhan kewirausahaan.

“Bazaar ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk, memperluas jejaring, serta meningkatkan kemampuan dalam mengembangkan usahanya. Kami ingin lingkungan UPNVJ tidak hanya menjadi tempat belajar dan bekerja, tetapi juga memberikan ruang tumbuh bagi kegiatan kewirausahaan,” ujar Prof. Netti.

Baca juga:  TIM Peneliti Indeks Bela Negara melakukan penyusunan Instrumen Indeks Bela Negara

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki sumber daya yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung keberlanjutan UMKM, mulai dari ilmu pengetahuan, inovasi, teknologi, hingga pendampingan. Namun, kontribusi tersebut membutuhkan kolaborasi yang konsisten antara kampus, pemerintah wilayah, pelaku usaha, dan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan. UMKM membutuhkan akses terhadap pengetahuan, inovasi, teknologi, dan jejaring. Di sinilah perguruan tinggi dapat mengambil peran untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat,” tambahnya.

Bazaar UMKM yang diselenggarakan pada 3–4 September 2026 menghadirkan beragam produk usaha yang dapat dinikmati oleh sivitas akademika dan masyarakat sekitar. Bagi para pelaku UMKM, kegiatan ini membuka kesempatan untuk memperkenalkan produk dan menjangkau konsumen baru. Sementara bagi pengunjung, bazaar menjadi kesempatan untuk mengenal sekaligus mendukung usaha yang tumbuh di lingkungan sekitar kampus.

Kegiatan tersebut juga memperkuat hubungan sosial antara UPNVJ dan masyarakat Kelurahan Pondok Labu. Interaksi yang terbangun di area bazaar memperlihatkan bahwa kolaborasi kampus dan masyarakat dapat dimulai dari hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Rangkaian Berlanjut melalui UCT Day 2026

Setelah peresmian bazaar, kegiatan dilanjutkan dengan UCT Day 2026 sebagai forum diseminasi program pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan pada 2025. Melalui forum ini, UPNVJ memaparkan capaian program sekaligus mendengarkan masukan dari pemerintah wilayah, komunitas, dan mitra terkait.

UCT Day menjadi bagian dari upaya UPNVJ memastikan bahwa kegiatan pengabdian tidak berhenti setelah sebuah program selesai dilaksanakan. Hasil kegiatan perlu dievaluasi, dikembangkan, dan disesuaikan kembali dengan kebutuhan masyarakat agar manfaatnya dapat terus dirasakan.

Rangkaian hari keempat PekanLit 2026 juga menghadirkan kegiatan Pemeringkatan Reputasi Internasional UPNVJ. Agenda tersebut membahas strategi peningkatan daya saing universitas melalui penguatan kualitas akademik, penelitian, pengelolaan data, kolaborasi, dan visibilitas di tingkat global.

Baca juga:  UPNVJ Dukung Pemberdayaan UMKM Kota Depok melalui Training of Trainers (TOT) Calon Pendamping UMKM Kota Depok

Dengan demikian, rangkaian kegiatan pada hari itu mempertemukan dua lingkup kontribusi perguruan tinggi. Di satu sisi, UPNVJ hadir dekat dengan masyarakat melalui pengabdian dan pemberdayaan UMKM. Di sisi lain, universitas terus memperkuat kualitas kelembagaan agar mampu berkembang dan memperoleh pengakuan di tingkat internasional.

Melalui Bazaar UMKM dan UCT Day 2026, UPNVJ menegaskan bahwa perguruan tinggi dapat menjadi ruang tumbuh bersama. Kampus tidak hanya menghasilkan pengetahuan di ruang kelas dan laboratorium, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk membawa pengetahuan tersebut lebih dekat kepada pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat yang membutuhkan.

×

Hello

ada yang bisa kita bantu ? :)

× Perlu Bantuan?