Share this info

LPPM UPN “Veteran” Jakarta (01/09/2026) – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta menyelenggarakan Seminar Peran Akademisi dalam Pemulihan Bencana pada Selasa, 1 September 2026, di Auditorium Gedung MERCe UPNVJ.

Seminar ini menjadi bagian dari rangkaian hari kedua Pekan Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kewirausahaan LPPM UPNVJ Tahun 2026. Melalui kegiatan tersebut, para akademisi dan pemangku kepentingan diajak melihat bahwa pemulihan bencana bukan hanya tentang membangun kembali fasilitas yang rusak, tetapi juga memulihkan kehidupan masyarakat dengan dukungan pengetahuan, riset, dan kolaborasi.

Prof. Dr. Ir. Ella Meilianda, S.T., M.T., IPU. dari Universitas Syiah Kuala memaparkan materi bertajuk “Penguatan Keilmuan dan Riset Kebencanaan untuk Mendukung Kesiapsiagaan dan Respons Berbasis Bukti.” Ia menekankan pentingnya menjadikan hasil riset sebagai landasan dalam menyusun langkah kesiapsiagaan dan respons terhadap bencana.

Menurutnya, pengetahuan yang dikembangkan di perguruan tinggi perlu diterjemahkan menjadi rekomendasi dan tindakan yang dapat digunakan oleh masyarakat maupun para pengambil kebijakan. Dengan demikian, riset tidak berhenti sebagai dokumen akademik, tetapi hadir untuk menjawab persoalan nyata di lapangan.

Perspektif kelembagaan disampaikan oleh Kepala LLDIKTI Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A., melalui materi “Membangun Ekosistem Pendidikan Tinggi yang Mendukung Kolaborasi dan Ketangguhan Bencana.” Paparan tersebut menggarisbawahi pentingnya membangun ekosistem pendidikan tinggi yang saling terhubung agar perguruan tinggi mampu bergerak bersama dalam menghadapi dan memulihkan dampak bencana.

Seminar juga menghadirkan Prof. Dr. dr. Basuki Supartono, Sp.OT., FICS., MARS. yang membawakan materi “Peran Akademisi dalam Pemulihan Bencana.” Ia membahas posisi strategis akademisi dalam memberikan kontribusi keilmuan serta mendampingi proses pemulihan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak.

Baca juga:  Seminar Nasional Bela Negara : Reorientasi Bela Negara Menuju Indonesia Emas 2045

Kehangatan kegiatan terasa dalam sesi diskusi. Para peserta tidak sekadar menyimak, tetapi turut aktif menyampaikan pertanyaan, pandangan, dan tanggapan kepada para narasumber. Interaksi tersebut membuat seminar berkembang menjadi ruang bertukar pengalaman dan gagasan mengenai kontribusi nyata perguruan tinggi dalam membangun ketangguhan bencana.

Melalui seminar ini, LPPM UPNVJ terus mendorong agar penelitian dan pengabdian kepada masyarakat semakin dekat dengan persoalan yang dihadapi masyarakat. Kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan sekaligus menghadirkan proses pemulihan bencana yang lebih tepat, inklusif, dan berbasis bukti.

×

Hello

ada yang bisa kita bantu ? :)

× Perlu Bantuan?